MENYIBAK TABIR EVOLUSI
HARUN YAHYA
Ketika teori evolusi terbantahkan secara ilmiah, maka ilmu pengetahuan membuktikan
bahwa semua makhluk hidup diciptakan oleh Sang Maha Pencipta.
Perpustakaan Nasional RI: data katalog dalam terbitan (KDT)
Yahya, Harun
Menyibak tabir evolusi: ketika teori evolusi terbantahkan secara ilmiah, maka ilmu pengetahuan membuktikan bahwa semua mahkluk hidup diciptakan oleh Sang Maha Pencipta/ Yahya Harun; alih bahasa, Efendi... (et al.); editor, Catur Sriherwanto, -- Jakarta: Global Cipta Publishing, 2002.
70 halaman. ; 23 cm
Judul asli : End of Darwinism.
Judul Asli:
‘End of Darwinism’
Penulis:
Harun Yahya
Penerbit:
Goodword Books Publishers
Judul Terjemahan:
MENYIBAK TABIR EVOLUSI
Alih Bahasa:
Effendi
Intan Taufik
Muhammad Firman
Angga Dwiartama
Editor:
Catur Sriherwanto
Setting & Lay Out:
Ivanovsky
Desain Cover:
Abu Hanif
Dicetak oleh:
Global Printing
Diedarkan oleh:
Cipta Distribusi
Penerbit:
PT. Globalmedia Cipta Publishing
Komplek Duta Mas Fatmawati A2/3
Jl. Raya Fatmawati 39 Jakarta 12150
Telp. (021) 72789913, 7248235 Fax. (021) 7392844
Cetakan Kedua, Dzulhijjah 1423 H, Februari 2003 M
(1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah).
(2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana dimaksudkan dalam ayat (1), dipidana dengan penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah). (UU RI No. 7 Tahun 1987)
DAFTAR ISI
Teori Evolusi, Sebuah Gagasan Kuno
Asal-Usul Kehidupan
Rancangan pada Protein
Rancangan pada Sel
Informasi Genetis
Rancangan di Alam
Percobaan Miller
Kesalahpahaman tentang Seleksi Alam
Mutasi
Kerumitan yang Tak Tersederhanakan
Kebuntuan Bentuk Peralihan
Zaman Kambrium
Ikan dan Amfibi
Kekeliruan tentang Coelacanth
Reptil
Burung dan Reptil
Kekeliruan tentang Archaeopteryx
Bulu Burung
Asal-Usul Mamalia
Fosil Makhluk Hidup
Dongeng Evolusi Manusia
Australopithecus
Homo erectus
Neanderthal, Ras Manusia yang Hilang
Keruntuhan Pohon Kekerabatan
Kebuntuan Bipedalisme
Wajah Palsu
Skandal Manusia Piltdown
Mengapa Evolusi Masih Saja Dipertahankan?
Kebenaran yang Nyata: Penciptaan
Catatan
DARİ PENERBİT
Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Ilahi Rabbi, Tuhan semesta alam, Pemilik dan Penguasa Jagad raya yang tak berbatas. Teriring pula shalawat dan salam kepada suri teladan sepanjang masa, Rasulullah SAW beserta keluarga, sahabat dan orang-orang yang senantiasa meniti warisan nilai dan sunnahnya.
Kamis, 19 November 2009
Tomat Si "Apel Cinta" Kaya Manfaat!
Tomat Si "Apel Cinta" Kaya Manfaat!
Di Prancis tomat dijuluki pomme d’amour alias apel cinta, karena tomat mampu memulihkan lemah syahwat. Jus tomat juga mampu memulihkan fungsi lever.
Meski wujudnya buah, di Amerika Serikat tomat dikelompokkan ke dalam sayuran. Entah apa argumentasinya. Yang pasti, buah bulat ini menyimpan banyak keistimewaan.
Selain sebagai bahan makanan, ia juga bisa membuat penampilan kita lebih menarik, menyehatkan badan, bahkan mengobati macam-macam penyakit.
Dalam rubrik konsultasi sebuah majalah kesehatan, seorang remaja memberikan testimoninya tentang masalah jerawat menahun. Berbagai cara telah ia coba, sayangnya ia belum mendapatkan hasil cukup memuaskan.
Di Prancis tomat dijuluki pomme d’amour alias apel cinta, karena tomat mampu memulihkan lemah syahwat. Jus tomat juga mampu memulihkan fungsi lever.
Meski wujudnya buah, di Amerika Serikat tomat dikelompokkan ke dalam sayuran. Entah apa argumentasinya. Yang pasti, buah bulat ini menyimpan banyak keistimewaan.
Selain sebagai bahan makanan, ia juga bisa membuat penampilan kita lebih menarik, menyehatkan badan, bahkan mengobati macam-macam penyakit.
Dalam rubrik konsultasi sebuah majalah kesehatan, seorang remaja memberikan testimoninya tentang masalah jerawat menahun. Berbagai cara telah ia coba, sayangnya ia belum mendapatkan hasil cukup memuaskan.
Rabu, 18 November 2009
Phobia Mania .. Sejauh mana Phobia anda ??/
LIST Of Phobia
==============================
Acerbophobia: Ketakutan pada asam.
Acousticophobia: Ketakutan pada suara.
Acrophobia / Hypsophobia: Ketakutan pada tempat yang tinggi.
Aerophobia / Anemophobia: Ketakutan serta panik apabila kulit mereka terkena aliran udara.
Agoraphobia / Kenophobia: Ketakutan pada ruang yang kosong atau terbuka.
Agyophobia: Ketakutan akan jalan yang ramai dan cenderung takut untuk menyeberang.
Allodoxaphobia: Takut pada pendapat.
Amatophobia: Ketakutan pada debu.
Amaxophobia: Ketakutan berkendaraan.
Amychophobia: Ketakutan apabila dirinya disiksa atau mengalami luka / kecelakaan.
Androphobia: Androphobia dijumpai pada wanita, yaitu ketakutan pada laki-laki.
Anemophobia: Takut pada pergerakan udara atau angin.
Anthophobia: Ketakutan terhadap bunga.
Anthrophobia / Sociophobia: Ketakutan pada masyarakat atau orang secara umum.
Antlophobia: Ketakutan pada sungai, banjir atau air yang mengalir.
==============================
Acerbophobia: Ketakutan pada asam.
Acousticophobia: Ketakutan pada suara.
Acrophobia / Hypsophobia: Ketakutan pada tempat yang tinggi.
Aerophobia / Anemophobia: Ketakutan serta panik apabila kulit mereka terkena aliran udara.
Agoraphobia / Kenophobia: Ketakutan pada ruang yang kosong atau terbuka.
Agyophobia: Ketakutan akan jalan yang ramai dan cenderung takut untuk menyeberang.
Allodoxaphobia: Takut pada pendapat.
Amatophobia: Ketakutan pada debu.
Amaxophobia: Ketakutan berkendaraan.
Amychophobia: Ketakutan apabila dirinya disiksa atau mengalami luka / kecelakaan.
Androphobia: Androphobia dijumpai pada wanita, yaitu ketakutan pada laki-laki.
Anemophobia: Takut pada pergerakan udara atau angin.
Anthophobia: Ketakutan terhadap bunga.
Anthrophobia / Sociophobia: Ketakutan pada masyarakat atau orang secara umum.
Antlophobia: Ketakutan pada sungai, banjir atau air yang mengalir.
Selasa, 17 November 2009
Takut
Takut
BU Ani terkejut ketika melihat anaknya lari terbirit-birit.
"Kenapa mukamu merah begitu, Eko?"
"Saya baru saja lari kencang untuk menghentikan perkelahian, Bu."
"Kamu memang anak baik. Siapa yang berkelahi?"
"Saya dengan Bambang, Bu!"
BU Ani terkejut ketika melihat anaknya lari terbirit-birit.
"Kenapa mukamu merah begitu, Eko?"
"Saya baru saja lari kencang untuk menghentikan perkelahian, Bu."
"Kamu memang anak baik. Siapa yang berkelahi?"
"Saya dengan Bambang, Bu!"
Ning Nong
Ning Nong
SARMIN baru sekali ini ke Jakarta. Maklum dia baru saja menjual hasil
panennya, jadi sekali-sekali ingin menikmati pelesiran di ibu kota. Untuk
oleh-oleh para sanak saudara di kampung dia berniat membeli beberapa barang.
Suatu hari dia pergi ke Mangga Dua, karena katanya apa-apa murah disana.
Setelah berkeliling, mampirlah dia ke sebuah kios pakaian. Pemilik kios itu
adalah seorang Cina totok. "Berapa baju yang ini?"
"Ha-yya, GO CENG saja lah!"
Berkerut jidat Sarmin, karena tak tahu berapa GO CENG itu. Si empunya kios
karena melihat Sarmin terdiam lantas berkata: "Boleh tawal lah dikit."
Karena sudah terlanjur bertanya, untuk menjaga gengsi, dengan mantapnya
Sarmin menawar: "NING NONG boleh nggak?"
"Haa?" terbelalak si engko. "Belapa itu Ning nong?"
"Lha GO CENG itu berapa hayo?" Sarmin balik bertanya.
"Go ceng itu lima libu woo!" jawab si engko.
Setelah berpikir sebentar Sarmin pun bilang: "Ooo, kalau begitu, Ning Nong
itu yaa..... kira-kira tiga ribu lima ratus lah!"
SARMIN baru sekali ini ke Jakarta. Maklum dia baru saja menjual hasil
panennya, jadi sekali-sekali ingin menikmati pelesiran di ibu kota. Untuk
oleh-oleh para sanak saudara di kampung dia berniat membeli beberapa barang.
Suatu hari dia pergi ke Mangga Dua, karena katanya apa-apa murah disana.
Setelah berkeliling, mampirlah dia ke sebuah kios pakaian. Pemilik kios itu
adalah seorang Cina totok. "Berapa baju yang ini?"
"Ha-yya, GO CENG saja lah!"
Berkerut jidat Sarmin, karena tak tahu berapa GO CENG itu. Si empunya kios
karena melihat Sarmin terdiam lantas berkata: "Boleh tawal lah dikit."
Karena sudah terlanjur bertanya, untuk menjaga gengsi, dengan mantapnya
Sarmin menawar: "NING NONG boleh nggak?"
"Haa?" terbelalak si engko. "Belapa itu Ning nong?"
"Lha GO CENG itu berapa hayo?" Sarmin balik bertanya.
"Go ceng itu lima libu woo!" jawab si engko.
Setelah berpikir sebentar Sarmin pun bilang: "Ooo, kalau begitu, Ning Nong
itu yaa..... kira-kira tiga ribu lima ratus lah!"
Langganan:
Postingan (Atom)
Shikamaru
Shikamaru


