Rabu, 18 November 2009

Phobia Mania .. Sejauh mana Phobia anda ??/

 LIST Of Phobia
==============================

Acerbophobia: Ketakutan pada asam.
Acousticophobia: Ketakutan pada suara.
Acrophobia / Hypsophobia: Ketakutan pada tempat yang tinggi.
Aerophobia / Anemophobia: Ketakutan serta panik apabila kulit mereka terkena aliran udara.
Agoraphobia / Kenophobia: Ketakutan pada ruang yang kosong atau terbuka.
Agyophobia: Ketakutan akan jalan yang ramai dan cenderung takut untuk menyeberang.
Allodoxaphobia: Takut pada pendapat.
Amatophobia: Ketakutan pada debu.
Amaxophobia: Ketakutan berkendaraan.
Amychophobia: Ketakutan apabila dirinya disiksa atau mengalami luka / kecelakaan.
Androphobia: Androphobia dijumpai pada wanita, yaitu ketakutan pada laki-laki.
Anemophobia: Takut pada pergerakan udara atau angin.
Anthophobia: Ketakutan terhadap bunga.
Anthrophobia / Sociophobia: Ketakutan pada masyarakat atau orang secara umum.
Antlophobia: Ketakutan pada sungai, banjir atau air yang mengalir.

Selasa, 17 November 2009

Takut

Takut

BU Ani terkejut ketika melihat anaknya lari terbirit-birit.

"Kenapa mukamu merah begitu, Eko?"

"Saya baru saja lari kencang untuk menghentikan perkelahian, Bu."

"Kamu memang anak baik. Siapa yang berkelahi?"

"Saya dengan Bambang, Bu!"

Ning Nong

Ning Nong

SARMIN baru sekali ini ke Jakarta. Maklum dia baru saja menjual hasil
panennya, jadi sekali-sekali ingin menikmati pelesiran di ibu kota. Untuk
oleh-oleh para sanak saudara di kampung dia berniat membeli beberapa barang.
Suatu hari dia pergi ke Mangga Dua, karena katanya apa-apa murah disana.
Setelah berkeliling, mampirlah dia ke sebuah kios pakaian. Pemilik kios itu
adalah seorang Cina totok. "Berapa baju yang ini?"

"Ha-yya, GO CENG saja lah!"

Berkerut jidat Sarmin, karena tak tahu berapa GO CENG itu. Si empunya kios
karena melihat Sarmin terdiam lantas berkata: "Boleh tawal lah dikit."

Karena sudah terlanjur bertanya, untuk menjaga gengsi, dengan mantapnya
Sarmin menawar: "NING NONG boleh nggak?"

"Haa?" terbelalak si engko. "Belapa itu Ning nong?"

"Lha GO CENG itu berapa hayo?" Sarmin balik bertanya.

"Go ceng itu lima libu woo!" jawab si engko.

Setelah berpikir sebentar Sarmin pun bilang: "Ooo, kalau begitu, Ning Nong
itu yaa..... kira-kira tiga ribu lima ratus lah!"

Anak Pengemis

Anak Pengemis

SEORANG mahasiswa baru terlihat lagi asyik ngobrol dengan seorang pengemis
di sebuah halte bus di kampus sebuah universitas. Mahasiswa : "Udah lama
ngemis di sini Pak?"

Pengemis : "Kurang lebih sudah 8 tahun Dik!"

Mahasiswa :"Lama juga ya Pak. Sehari biasanya dapet uang berapa Pak?"

Pengemis : "Paling sedikit gocap (50.000,00) Dik"

Mahasiswa : "Banyak juga ya Pak!?"

Pengemis : "Lumayanlah untuk keluarga."

Mahasiswa : "Ngomong-ngomong keluarga bapak ada di mana?"

Pengemis : "Anak saya semuanya ada 3, yang ke-1 di UGM Yogya, yang ke-2 di
ITB Bandung, dan yang ke-3 di IPB bogor."

Mahasiswa : "Hebat banget nih Bapak..eh.. Anak bapak itu semuanya kuliah ?"

Pengemis : "Nggak semuanya ngemis seperti saya."

Dua Jam

Dua Jam

DI ruang praktik dokter, seorang pria bertanya pada dokternya.

"Dokter. Bagaimana tanda-tanda ketuaan itu?"

"Tandanya jika Anda butuh waktu dua jam untuk memakai pakaian, dan dua jam
untuk mengingat mengapa Anda memakai pakaian!" (jang)**

Shikamaru

Shikamaru
Shikamaru